Review Kegiatan 14 Februari 2026

Tema Pelatihan

Mendesain Pembelajaran Alternatif di Bulan Ramadhan

Dengan Strategi Backward Design agar lebih Efisien

Sabtu, 14 – 17 Februari 2026
Setiap Pukul 19.00 – 21.00 WIB
Zoom, Live YouTube, & Grup Whatsapp
Ramadhan BackwardDesign Pembelajaran Alternatif Efisien Strategi Perencanaan Kurikulum Pendidikan Terdaftar di GTK Sertifikat Nasional

Mendesain Pembelajaran Alternatif di Bulan Ramadan dengan Strategi Backward Design

Webinar berjudul “Mendesain Pembelajaran Alternatif di Bulan Ramadan dengan Strategi Backward Design” menghadirkan narasumber utama Ibu Dr. Ika Kartika yang memaparkan secara komprehensif bagaimana guru dapat tetap menghadirkan pembelajaran yang efektif, bermakna, dan menyenangkan di tengah keterbatasan bulan Ramadan. Dengan latar belakang pendidikan fisika dan sains, beliau menegaskan bahwa tantangan pembelajaran saat puasa bukanlah hambatan, melainkan peluang untuk mendesain ulang strategi pembelajaran agar lebih esensial dan berorientasi pada makna.

Dijelaskan bahwa selama Ramadan waktu belajar cenderung berkurang, energi siswa menurun akibat perubahan pola tidur, serta adanya tambahan aktivitas ibadah seperti tadarus dan salat berjamaah. Kondisi ini sering mendorong guru untuk memadatkan materi agar target kurikulum tercapai. Namun, pendekatan tersebut justru berisiko membuat pembelajaran kurang bermakna dan siswa menjadi pasif. Webinar ini menegaskan bahwa dengan desain yang tepat, pembelajaran Ramadan tetap dapat berlangsung efektif tanpa membebani siswa.

Strategi Utama: Pendekatan Backward Design

  • Menentukan Kompetensi Esensial
    Guru menetapkan capaian pembelajaran paling penting yang benar-benar harus dipahami siswa selama periode Ramadan.
  • Merancang Bukti Asesmen
    Menentukan indikator keberhasilan melalui asesmen autentik yang relevan dengan kompetensi yang dituju.
  • Menyusun Aktivitas Pembelajaran
    Aktivitas dirancang setelah tujuan dan asesmen jelas, sehingga pembelajaran terarah dan tidak sekadar mengejar materi.

Pendekatan ini menggeser fokus guru dari “menyelesaikan materi” menjadi “memastikan siswa memahami dan mampu menerapkan konsep”. Strategi Backward Design juga selaras dengan prinsip pembelajaran mendalam yang menekankan proses belajar yang mindful, meaningful, joyful, dan active.

Asesmen dan Integrasi Nilai Karakter Ramadan:

  • Proyek mini atau praktik sederhana.
  • Video dokumentasi kegiatan belajar.
  • Jurnal refleksi pribadi.
  • Kuis sederhana berbasis pemahaman konsep.
  • Observasi sikap dan partisipasi.

Selain penguatan kompetensi akademik, guru juga diarahkan untuk mengintegrasikan nilai karakter Ramadan seperti kejujuran, disiplin, empati, tanggung jawab, dan rasa syukur dalam setiap aktivitas pembelajaran.

Contoh Implementasi Praktik Baik:

  • Pada materi IPA SMP tentang perubahan wujud benda, siswa diminta melakukan percobaan sederhana di rumah, seperti mencairkan es.
  • Siswa mendokumentasikan proses dalam bentuk video dan menyusun laporan singkat.
  • Jurnal refleksi digunakan untuk menilai pemahaman konsep sekaligus pengalaman belajar siswa selama Ramadan.

Sebagai penutup, narasumber membagikan beberapa tips praktis, antara lain menggunakan tiga lapis prioritas materi (wajib paham, mandiri, pelengkap), memilih satu atau dua nilai karakter utama untuk difokuskan, serta menggunakan rubrik penilaian sederhana berbasis pemahaman konsep, penerapan, dan refleksi.

Webinar ini memberikan pesan kuat bahwa Ramadan bukan alasan untuk menurunkan kualitas pembelajaran. Sebaliknya, Ramadan merupakan momentum untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih esensial, reflektif, dan bermakna, baik secara akademik maupun karakter.

Dokumentasi
Kegiatan Pelatihan
Berbagai Tema Tersedia, Dirancang Berdasarkan Riset Pendidikan yang Mendalam Pelatihan Terkini yang Dapat Anda Ikuti

Eksplorasi konten lain dari Guru Pembelajar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca