Pembatasan Media Sosial bagi Pelajar Diperkuat, Rumah Pendidikan Jadi Solusi Digital Edukatif

Pemanfaatan aplikasi Rumah Pendidikan oleh siswa

Pembatasan Media Sosial dan Solusi Digital Edukatif

Kebijakan pembatasan media sosial bagi pelajar melalui PP TUNAS (Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025) mendapat respons positif dari kalangan pendidik dan orang tua. Kebijakan ini dinilai penting untuk melindungi siswa dari paparan konten negatif di ruang digital.

Sebagai solusi, Kemendikdasmen melalui Pusdatin menghadirkan Super Aplikasi Rumah Pendidikan yang menjadi alternatif ruang digital edukatif yang aman, terintegrasi, dan mendukung proses belajar siswa.

Guru Biologi SMAN 8 Raja Ampat, Winanto Tri Hapsoro, menyampaikan bahwa pembatasan ini sangat relevan karena pelajar masih berada dalam fase perkembangan yang rentan terhadap pengaruh negatif media sosial.

Ia juga menilai fitur seperti Ruang Murid dan Lab Maya sangat membantu siswa di daerah terpencil dalam mengakses pembelajaran berkualitas secara lebih merata.

Siswa belajar menggunakan platform digital pendidikan

Dukungan Orang Tua dan Tantangan Implementasi

Dukungan terhadap kebijakan ini juga datang dari orang tua. Mereka merasa lebih tenang karena aktivitas digital anak menjadi lebih terkontrol dan terarah pada hal-hal yang positif.

Meski demikian, dari sisi pelajar, implementasi pembatasan masih menghadapi tantangan. Beberapa siswa mengaku masih dapat mengakses media sosial melalui akun yang sudah ada, sehingga diperlukan penguatan sistem pengawasan yang lebih komprehensif.

Kepala Pusdatin, Wibowo Mukti, menjelaskan bahwa Super Aplikasi Rumah Pendidikan hadir dengan delapan fitur utama seperti Ruang Murid dan Ruang Guru, yang dirancang untuk mendukung ekosistem pembelajaran digital nasional.

Melalui integrasi berbagai layanan pendidikan digital dalam satu platform, aplikasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif di seluruh Indonesia.

Berita Lainnya

Antusiasme TKA SD 2026: Latih Berpikir Kritis dan Pemetaan Kemampuan Siswa
Berita

Antusiasme TKA SD 2026: Latih Berpikir Kritis dan Pemetaan Kemampuan Siswa

Dialog Pendidikan Internasional: Indonesia Berbagi Reformasi dengan Palestina
Berita

Dialog Pendidikan Internasional: Indonesia Berbagi Reformasi dengan Palestina

Pembelajaran Interaktif dengan IFP Tingkatkan Antusiasme dan Keterlibatan Siswa
Berita

Pembelajaran Interaktif dengan IFP Tingkatkan Antusiasme dan Keterlibatan Siswa

Revitalisasi Pascabencana: 26 Kelas Darurat Hadir, Harapan Pendidikan Sumbar Bangkit Kembali
Berita

Revitalisasi Pascabencana: 26 Kelas Darurat Hadir, Harapan Pendidikan Sumbar Bangkit Kembali

Revitalisasi dan Digitalisasi Sekolah Dipercepat, Sidoarjo Jadi Contoh Penguatan Pendidikan
Berita

Revitalisasi dan Digitalisasi Sekolah Dipercepat, Sidoarjo Jadi Contoh Penguatan Pendidikan

Penguatan Pendidikan Nasional, Kemendikdasmen Percepat Revitalisasi dan Digitalisasi di Jawa Timur
Berita

Penguatan Pendidikan Nasional, Kemendikdasmen Percepat Revitalisasi dan Digitalisasi di Jawa Timur

Pelatihan Terbaru

Promo & Paket Bundling

Layanan Lain

Eksplorasi konten lain dari Guru Pembelajar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca